Ketika gunung memelukmu lebih erat daripada aku
Ketika hujan datang membersihkan jejak langkahmu
Dia yang memahami gunung tak pernah keliru memahami manusia
Ketika dirimu memutuskan mendaki sendiri
Barangkali memang harus kubiasakan diriku
Memahami pergi yang tak selamanya berpamit
Sebuah jabatan tangan ataupun lambaian
Dan barangkali memang harus kuikhlaskan hatiku.
Memang kita mencintai hidup, bukan karena kita ingin hidup, tapi karena kita ingin mencintai.
regards,
Pavietta Octywidya Ashifah
